Blog Favorite
Isi Blog
- Alin quote (8)
- Anak kos (1)
- artikel (2)
- celana menstruasi (1)
- cerita (18)
- cerpen (2)
- curcol (21)
- hijab (2)
- How To (1)
- Indomie (1)
- Indomie mentai (1)
- jobseeker (1)
- karakter zodiak (1)
- Kata (10)
- Lirik (6)
- Mencari Uang dari Internet (1)
- mendapat uang dari internet (1)
- Mentai (1)
- motivasi (2)
- Pembalut celana (1)
- pencari kerja (1)
- picture (5)
- Puisi (3)
- quote (7)
- Random (42)
- resep (1)
- review (3)
- review skincare (1)
- Rhyme (1)
- Saus mentai (1)
- serum (1)
- skinfood (1)
- skripsi (1)
- softex (1)
- story (2)
- sugar face cleanser (1)
- surat (1)
- the bath box (1)
- tutorial (1)
- Wishes (3)
Tuesday, November 12, 2013
Cara Mengganti Avatar (Foto Profil) Tumblr
Setelah akun tumblr lama nggak bisa dibuka, akhirnya saya memutuskan untuk bikin tumblr baru. Nah, setelah jadi ternyata ada setting yang berbeda dari setting tumblr yang lama termasuk dalam merubah avatar (profile pict). Setelah mencari-cari akhirnya ketemu juga. Here it is:
1. Buka http://www.tumblr.com/dashboard
2. Kemudian buka setting
3. Dibagian kiri setting terdapat pilihan account, dashboard, email, app dan tumblog (nama blog kamu). Pilih tumbblog
4. Setelah diklik, maka dibagian atas akan muncul change avatar. Pilihlah foto yang hendak kamu tampilkan
Semoga membantu
Categories
tutorial
Saturday, November 2, 2013
Sumpah Pemuda
Last monday, my school was colourful. Why? because all of students and teachers wore Batik. No, we didn't celebrate National Batik Days, but we celebrated "Sumpah Pemuda". You guys already know about "Sumpah Pemuda", right? Since on elementary we already learned about that
"Sumpah Pemuda" celebrated every 28 October. It was declaration by young Indonesian nationalist. They proclamated three ideas, one motherland, one nation and one language. To celebrated that, my school issued a policy to wore batik and skirt or pants with dark colour.
Because that was monday, so there was a ceremony, the longest ceremony, "Pembina upacara" gave advices and read speech from cabinet minister. Huft. Udah gitu panas banget. Matahari-nya lagi gagah-gagahan menarik perhatian awan mungkin, yagitudeh kalo lelaki mencari perhatian wanita. yaginideh kalo sok tau dan sok ngasih label-jenis-kelamin ke matahari. Udah biarin aja.
Ps: Grammar-nya berantakan, still learning. Hehehe. Persiapan buat ujian praktek writing u,u
Saturday, October 19, 2013
Cerpen- Di Ruang Tunggu
Alin sedang mencoba menjadi penulis cerpen amatiran. Hahaha. Rata-rata sih inspirasi ceritanya didapat waktu blog walking atau sehabis baca kumcer. Dan karena masih belajar, harap dimaklumi jika diksi-nya masih berantakan, alur-nya ngaco dan ceritanya mirip-mirip sama cerita orang lain. Tapi, ini murni dari otak saya #Tseilah #JadiCurhat #KayakAdaYangBaca #PadahalNggak
------------
Rio P.O.V
“Kamu balik
kesini lagi kapan?” Gadis itu bertanya sembari menahan tangis
“Belum tahu”
jawabku , kugenggam tangannya , berusaha menenangkan.
Kami sedang berada di ruang tunggu
bandara. Satu jam lagi pesawat tujuan
Medan akan lepas landas membawa serta aku. Aku harus kembali ke Kota Melayu
Deli untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan.
“Kamu janji
akan kembali kan?” Air mata yang sedari tadi berusaha ia tahan memaksa untuk
keluar bersama rasa ketakutan akan kehilangan. Gadis itu mengulang pertanyaan
yang sama. Aku tahu, dia hanya memastikan bahwa aku tidak ingkar janji. Tenang
saja, aku tidak akan ingkar janji karena aku tak sanggup berada jauh darinya.
Pertanyaan
itu kubiarkan menggantung. Kudekap gadis itu, dia tampak rapuh dan kuhapus air
mata yang mengalir di pipinya. Aku tak suka melihat ia menangis, aku tak tega.
Mata indahnya akan tampak sayu. Asal kalian tahu mata Dina –nama gadis itu-
adalah mata terindah yang pernah aku lihat, mata itu mengingatkanku pada sosok
mendiang ibu. Irisnya berwarna coklat dan setiap ia berbicara, mata itu seolah
ikut berbicara dan meyakinkan orang yang dia ajak bicara. Hal itu pula yang
membuatku jatuh hati padanya. Walaupun, aku tau tak seharusnya ini terjadi. Aku
mendesah pelan.
“Jangan nangis,
aku nggak suka lihat kamu sedih. Aku akan kembali untukmu percayalah” kukecup keningnya. Oh, aku akan merindukan
gadis ini.
Ia menghapus air matanya dan mencoba membuat lengkungan di bibirnya. Manis.
Ia menghapus air matanya dan mencoba membuat lengkungan di bibirnya. Manis.
Ruang tunggu bandara selalu menjadi
saksi bisu atas kepergian dan kedatangan. Jikalau ia bisa berbicara, pasti ia
akan bercerita tentang kesedihan orang-orang yang ditinggalkan, maupun
bahagianya sebuah pertemuan. Di ruang tunggu bandara ini, Aku dan Dina saling
menggenggam tangan, erat. Seolah tak ingin berpisah. Memang begitu.
Sebenarnya aku -dia pun- takut jarak yang terbentang diantara kami akan mempersulit hubungan ini, padahal tak seharusnya kami ketakutan karena sebenarnya kami telah memiliki tempat pulang masing-masing.
Satu jam berlalu sangat cepat, terdengar pemberitahuan bahwa pesawat akan segera lepas landas.
Sebenarnya aku -dia pun- takut jarak yang terbentang diantara kami akan mempersulit hubungan ini, padahal tak seharusnya kami ketakutan karena sebenarnya kami telah memiliki tempat pulang masing-masing.
Satu jam berlalu sangat cepat, terdengar pemberitahuan bahwa pesawat akan segera lepas landas.
DINA P.O.V
“Hati-hati”
Aku memeluknya untuk yang terakhir, kukatakan terakhir karena kemungkinan kami tidak akan
bertemu dalam waktu yang lama. Aku mencoba menghirup aroma parfumnya dan
berusaha mengingatnya dalam otak, hati dan jika bisa aku akan menanamkannya pada
seluruh anggota tubuhku agar tidak hilang begitu saja. Aku tidak hanya akan
mengingat aroma tubuhnya, namun wajahnya, senyumnya, cara ia tertawa. Ah, semua tentang
lelaki ini pasti akan selalu ku ingat.
“Pasti.
Makasih ya udah mau nemenin beberapa hari ini” ia tersenyum
“Bukan
apa-apa” jawabku jujur
“Aku akan
merindukanmu”
“Aku……juga.
Sudah segera pergi atau kamu akan ketinggalan pesawat. Hati-hati, Yo”
Sebenarnya aku tidak apa-apa jika ia tertinggal pesawat. Sungguh. Namun aku tak boleh egois.
“Iya, kamu
baik-baik ya sama Rino” ujarnya ragu-ragu
Aku mencoba tersenyum. Getir.
“Kamu juga ya sama……….
Diana”
Nyeri. Pilu.
Aku
merasakan hal yang aneh saat menyebut nama orang lain, kupikir lelaki ini juga
merasakan hal yang sama, terlihat dari raut wajahnya. Seharusnya memang tak
begini, seharusnya hanya aku dan dia tanpa pendamping kita.
Monday, October 14, 2013
Selamat Hari Raya Idul Adha
Selamat Hari Raya Idul Adha. Semoga para kambing dan sapi yang sudah ikhlas untuk diqurbankan mendapat tempat yang baik di alamnya sana. Dan buat kerabat, keluarga dan pasangan yang ditinggalkan diberi ketabahan, ikhlaskan mereka karena mereka sudah "mati syahid" dijalan Allah :") #SerahLuDehLin. Selamat makan daging buat kalian yang suka makan daging tapi jarang makan daging. Lumayan jadi ada stok daging beberapa hari kedepan #DikeplakRameRame Kalo saya sih nggak suka kambing, dan seringnya dapet jatah kambing. Jadi ya yaudahdeh. Tapi, kalo ada yang mau ngasih sapi ke rumah bolehlah. Dagingnya ajaya, gakusah pake jeroan atau yang lain-lain. Ntar kebuang, karena orang rumah yang makan daging cuma aku sama adek dan kami nggaksuka jeroan sapi. Oke terimakasih. #SiapadehkamuLin #SukaSukaKamuAjaDeh
Saturday, October 12, 2013
Kembali Hadir
Sial. Sudah berulang kali rasa itu kembali hadir; Rindu.
Rindu bisa datang kapan saja dia mau. Tak tau waktu dan situasi.
Pernah ia datang saat tengah malam, mengetuk pintu kamar dan bodohnya kubiarkan masuk, mengusik waktu tidurku
Seharusnya aku dapat tidur dengan nyenyak, namun sepertinya ia ber-transformasi menjadi kafein
Rindu juga tiba-tiba muncul tatkala tanpa sengaja, yah mungkin secara iseng jari-jariku membuka folder screencapture dan membaca pesan-pesan lama yang membuat tersenyum
Seolah senyuman itu memancing rindu untuk hadir melalui pancaran radiasi hape; menyusup ke hati
Lengkungan keatas itu memudar menjadi pilu
Aku tak pernah melarang rindu untuk bermain-main dihatiku, hanya kuajukan satu permintaan.. Ia ku izinkan datang jika ia mampu mempertemukan dengan tuannya. Namun, rindu tak pernah bisa berjanji. Dia tidak bertanggung jawab. Selalu datang dan pergi sesuka hati tak tau sampai kapan. Dia memang seenaknya sendiri.
Prinsip.
Pernahkah seseorang bertanya kepada kamu "Aku nyebelin ya? Kamu sebel nggak sama aku?" jika pernah jawaban apa yang kamu berikan?
Categories
Random
Saturday, October 5, 2013
[Cerpen] Tak Terbalas
“Lagi
ngapain? Kangen nih”
Sent on 1
Aug 16:59
“Jangan lupa
makan. Kangen banget”
Sent on 2
Aug 12:00
“Yaudah deh
kalo kamu sibuk. Nanti kalo udah nggak sibuk hubungin aku ya. I love you :*”
Sent on 3
Aug 19:00
Clara berulang kali membaca
pesan-pesan tersebut. Miris. Tak ada satupun pesan yang terbalas. Hatinya pilu.
Bagaimana mungkin, dia masih getol mengirim sms walaupun ia tau tak mungkin ada
balasan sampai kapanpun.
“Claraaaaaa!!!”
Gadis itu muncul dengan suara khas-nya yang ceria. Khansa. Sepupu yang paling
dekat dengan Clara karena perbedaan umur yang tidak terlalu jauh.
Khansa
adalah seorang gadis yang riang, senyum manis selalu terukir di wajahnya.
Banyak orang mengira hidup gadis cantik itu membahagiakan. Ya, Khansa memang
tak pernah bersedih lebih tepatnya ia pandai menutupi kesedihannya dihadapan
orang lain, bahkan dihadapan keluarganya sekalipun. Namun, beberapa hari lalu,
gadis itu sempat kehilangan dirinya. Wajahnya menjadi muram dan ia tak berhenti
menangis. Saat itu Khansa gagal berpura-pura bahagia.
“Ih kamu
ngapain ngepoin hape aku?” Khansa mengambil hapenya dari tangan Clara.
Khansa yang ceria telah kembali dihadapan
orang luar, namun tidak dihadapan Clara. Khansa sedang berpura-pura seperti
biasa. Clara menatap Khansa dengan tatapan sedih. Dia memang tak suka melihat
sepupunya bersedih, namun dia prihatin melihat perlakuan Khansa akhir-akhir
ini.
“Sa……”
“Kenapa, Ra?”
Khansa mencoba untuk tersenyum
“Kamu…..
ngapain?” Clara mencoba minta kejelasan atas perbuatan sepupunya tersebut
Khansa
tersenyum lagi “Aku kangen Rio banget, Ra”
“Tapi…….”
“Iya aku tau,
pesan itu nggak mungkin dibales, tapi itu satu-satunya cara buat ngobatin
kangen ku ke dia”
“Aku nggak
suka liat kamu sedih sampe nangis kaya kemaren. Tapi aku juga nggak tega liat
kamu kaya gini, ngelakuin hal konyol. You have to move on, Sa. Kamu nggak bisa gini
terus, toh Rio juga pasti pengen kamu move on. Dia udah punya kehidupan lain
yang lebih baik”
Khansa
mengangguk. Dia merenungkan ucapan sepupunya. Lagipula, sudah sebulan Rio
meninggalkan dia dan kemungkinan untuk kembali pun tak ada.
Khansa
mengambil hapenya dan mengirimkan sms kepada Rio. Ia bertekad ini adalah sms
terakhirnya
“Aku kangen
kamu banget, tapi Clara bilang aku harus move on. Eh tenang aja aku nggak akan
pernah ngelupain kamu kok. Kamu baik-baik ya di surga. Aku sayang kamu selalu :)”
Categories
cerpen
Subscribe to:
Posts (Atom)
